<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Produk “TabunganKu” dan Nasib Bank-Ku</title>
	<atom:link href="http://avartara.com/produk-%e2%80%9ctabunganku%e2%80%9d-dan-nasib-bank-ku/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://avartara.com/produk-%e2%80%9ctabunganku%e2%80%9d-dan-nasib-bank-ku/</link>
	<description>Imajinasi Yang Jelas Dari Hati Yang Diam Dan Akal Yang Banyak Bicara</description>
	<lastBuildDate>Sun, 15 Jan 2012 04:49:38 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: rifkadejavu</title>
		<link>http://avartara.com/produk-%e2%80%9ctabunganku%e2%80%9d-dan-nasib-bank-ku/comment-page-1/#comment-2844</link>
		<dc:creator>rifkadejavu</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Feb 2010 09:55:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://avartara.com/?p=439#comment-2844</guid>
		<description>manambah-nambah karajo se bank indonesia ko......kembalilah ke kodrat awalnya, pembuat kebijakan, jangan ikut campur masuk ke operasional dan mewajibkan bank-b ank ikut serta didalamnya.....bank aja udah kewalahan dengan produk mereka, malah ditambah....

yang msti dibikin itu bukan produk alternatif, tapi perbaikilah kepercayaan nasabah terhadap bank....kalau itu sudah tercipta, produk2 yang ada nggk msti dipasarkan, nasabah itu sendiri yang bakal datang ke bank...........</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>manambah-nambah karajo se bank indonesia ko&#8230;&#8230;kembalilah ke kodrat awalnya, pembuat kebijakan, jangan ikut campur masuk ke operasional dan mewajibkan bank-b ank ikut serta didalamnya&#8230;..bank aja udah kewalahan dengan produk mereka, malah ditambah&#8230;.</p>
<p>yang msti dibikin itu bukan produk alternatif, tapi perbaikilah kepercayaan nasabah terhadap bank&#8230;.kalau itu sudah tercipta, produk2 yang ada nggk msti dipasarkan, nasabah itu sendiri yang bakal datang ke bank&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: pradanu nugroho</title>
		<link>http://avartara.com/produk-%e2%80%9ctabunganku%e2%80%9d-dan-nasib-bank-ku/comment-page-1/#comment-2797</link>
		<dc:creator>pradanu nugroho</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Feb 2010 05:15:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://avartara.com/?p=439#comment-2797</guid>
		<description>Jika harus dikaitkan dengan tugas BI yg mana? jawabannya &quot;mengatur &amp; mengawasi bank&quot;, khususnya terkait dgn produk &amp; aktivitas baru. 
Namun, BI tidak &quot;mengatur&quot; bank2 untuk meluncurkan produk tabunganKu. Produk ini lahir dari inisiatif bank2 sendiri (khususnya yg tergabung dlm Pokja).
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jika harus dikaitkan dengan tugas BI yg mana? jawabannya &#8220;mengatur &amp; mengawasi bank&#8221;, khususnya terkait dgn produk &amp; aktivitas baru.<br />
Namun, BI tidak &#8220;mengatur&#8221; bank2 untuk meluncurkan produk tabunganKu. Produk ini lahir dari inisiatif bank2 sendiri (khususnya yg tergabung dlm Pokja).</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yussa</title>
		<link>http://avartara.com/produk-%e2%80%9ctabunganku%e2%80%9d-dan-nasib-bank-ku/comment-page-1/#comment-2632</link>
		<dc:creator>yussa</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Jan 2010 11:58:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://avartara.com/?p=439#comment-2632</guid>
		<description>menabung memang memberikan rasa aman dan kemudahan, setidaknya dulu, bagaimana dengan informasi adanya nasabah salah satu bank terkenal ketika mau mengambil dana dari tabungannya melalui ATM, ternyata tabungannya kosong. gimana ya...


&lt;blockquote&gt;Ya benar Pak,... tingkat kepercayaan nasabah yang semakin menurun dalam mempercayakan dananya untuk disimpan di Bank, ini merupakan tugas pemerintah dan dunia perbankan itu sendiri, untuk tetap bisa menjaga kepercayaan itu. Bank adalah lembaga kepercayaan. Terkait dengan kasus bobolnya beberapa ATM yang merugikan nasabah, merupakan PR bagi perbankan dan pemerintah untuk mencarikan mitigasi agar hal serupa tidak terjadi lagi dimasa yang akan datang.. maksih Pak&lt;/blockquote&gt;

 </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>menabung memang memberikan rasa aman dan kemudahan, setidaknya dulu, bagaimana dengan informasi adanya nasabah salah satu bank terkenal ketika mau mengambil dana dari tabungannya melalui ATM, ternyata tabungannya kosong. gimana ya&#8230;</p>
<blockquote><p>Ya benar Pak,&#8230; tingkat kepercayaan nasabah yang semakin menurun dalam mempercayakan dananya untuk disimpan di Bank, ini merupakan tugas pemerintah dan dunia perbankan itu sendiri, untuk tetap bisa menjaga kepercayaan itu. Bank adalah lembaga kepercayaan. Terkait dengan kasus bobolnya beberapa ATM yang merugikan nasabah, merupakan PR bagi perbankan dan pemerintah untuk mencarikan mitigasi agar hal serupa tidak terjadi lagi dimasa yang akan datang.. maksih Pak</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: edratna</title>
		<link>http://avartara.com/produk-%e2%80%9ctabunganku%e2%80%9d-dan-nasib-bank-ku/comment-page-1/#comment-2629</link>
		<dc:creator>edratna</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Jan 2010 10:47:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://avartara.com/?p=439#comment-2629</guid>
		<description>Saya setuju nih, soalnya saya mendorong si mbak menabung, tapi uangnya habis dipotong biaya administrasi Rp.10.000,- per bulan. Kemudian saya anjurkan ke Bank Syariah...begitu sudah on line...dipotong biaya administrasi yang tinggi pula. Memang harus dimaklumi biaya administrasi tinggi karena biaya overhead juga tinggi..... Rasanya dulu saya menabung saat mahasiswa, tahu-tahu pas diambil udah banyak banget, karena menjadi bunga berbunga...inilah yang menjadi point agar rakyat kecil mau menabung.


&lt;blockquote&gt;Memang benar Bu, ada beberapa produk tabungan yang akhirnya membuat dana kita lama2 bisa hilang, tapi pada beberapa Bank juga telah ditawarkan produk tabungan yang tidak membebani nasabah dengan biaya administrasi yang membuat dananya berkurang, saya melihat ada keidentikan produk dengan beberapa produk bank yang telah identik&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya setuju nih, soalnya saya mendorong si mbak menabung, tapi uangnya habis dipotong biaya administrasi Rp.10.000,- per bulan. Kemudian saya anjurkan ke Bank Syariah&#8230;begitu sudah on line&#8230;dipotong biaya administrasi yang tinggi pula. Memang harus dimaklumi biaya administrasi tinggi karena biaya overhead juga tinggi&#8230;.. Rasanya dulu saya menabung saat mahasiswa, tahu-tahu pas diambil udah banyak banget, karena menjadi bunga berbunga&#8230;inilah yang menjadi point agar rakyat kecil mau menabung.</p>
<blockquote><p>Memang benar Bu, ada beberapa produk tabungan yang akhirnya membuat dana kita lama2 bisa hilang, tapi pada beberapa Bank juga telah ditawarkan produk tabungan yang tidak membebani nasabah dengan biaya administrasi yang membuat dananya berkurang, saya melihat ada keidentikan produk dengan beberapa produk bank yang telah identik</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: H</title>
		<link>http://avartara.com/produk-%e2%80%9ctabunganku%e2%80%9d-dan-nasib-bank-ku/comment-page-1/#comment-2628</link>
		<dc:creator>H</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Jan 2010 07:20:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://avartara.com/?p=439#comment-2628</guid>
		<description>Gerakan untuk #Mari Menabung juga sekarang jadi isapan jempol. Masyarakat sekarang lebih cerdas untuk beralih ke investasi ke property atau logam mulia daripada ke bank. Bank sendiri dipakai hanya untuk traksaksi saja saat ini misalnya transfer gaji, money laundry.


&lt;blockquote&gt;Nah perubahan paradigma nasabah yang seperti ini yang harus dicermati perbankan, sehingga lahirlah produk-produk yang market oriented, bukan lahir karena &quot;terpaksa&quot; dan &quot;pesanan&quot;&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Gerakan untuk #Mari Menabung juga sekarang jadi isapan jempol. Masyarakat sekarang lebih cerdas untuk beralih ke investasi ke property atau logam mulia daripada ke bank. Bank sendiri dipakai hanya untuk traksaksi saja saat ini misalnya transfer gaji, money laundry.</p>
<blockquote><p>Nah perubahan paradigma nasabah yang seperti ini yang harus dicermati perbankan, sehingga lahirlah produk-produk yang market oriented, bukan lahir karena &#8220;terpaksa&#8221; dan &#8220;pesanan&#8221;</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

