14
Jan

Teater Politik Negeri Ini

Sakit hati, marah, kecewa dan berbagai perasaan buruk lainnya menghinggapi saat meyaksikan persidangan pansus century dengan beberapa saksi beberapa hari ini. Sakit hati yang sebenarnya sangat mudah untuk diakhiri, hanya dengan mematikan televisi, namun mata ini tetap terpaku pada sumber munculnya penyakit hati.

Siang malam mata dan telinga ini dicerca dengan gambaran demokrasi yang berkembang dinegeri ini melalui diskusi para petinggi negeri. Walau saya tidak mengikuti dengan sungguh jalannya sidang, karena pekerjaan yang menghadang, namun telinga tetap mendengar dengan lantang setiap kalimat yang terucap baik dari anggota pansus maupun para saksi.

Lanjut Baca…

12
Jan

Kembali Lagi………..

19 september 2009, terakhir kalinya saya menulisi blog ini. Dengan postingan seadanya sebagai penanda bahwa rumah ini masih berpenghuni. Setelah itu tidak ada lagi, bahkan aktivitas berkunjung kerumah-rumah sahabat untuk sekedar meninggalkan jejak dan menyapa penuh hangat. Banyak hal yang telah terjadi, namun tidak ada satupun yang mampu ditulis untuk sekedar mengisi postingan blog ini.

Seperti kejadian gempa 7,6 SR tanggal 30 September 2009 (G 30 S) lalu, yang sampai saat ini masih meninggalkan trauma dan luka yang sangat mendalam. Bagaimana perjuangan pulang dari kantor kerumah yang penuh dengan perasaan takut dan pilu. Takut akan terjangan tsunami dan pilu menyaksikan reruntuhan gedung-gedung perkantoran, perumahan, api yang berkobar, seakan saat itulah ajal menjelang. Suatu pengalaman kematian yang takkan pernah terlupakan.

Lanjut Baca…

19
Sep

SELAMAT AIDIL FITRI 1430 H

Photobucket

Kepada seluruh blogger tercinta yang sedang merayakannya,… Semoga amal ibadah di bulan Ramadhan membawa kemenangan di Syawal ini,……….. SELAMAT AIDIL FITRI 1430 H, MOHON MAAF LAHIR BATHIN.

3
Sep

SATU TAHUN AVARTARA [DOT] COM

Satu tahun lamanya avartara[dot]com telah mengisi lembaran-lembaran mesin pencari didunia maya ini. Hadir dengan analisa, celotehan bahkan umpatan kegelisahan jiwa yang kadang tampil tanpa makna. Semua hanya demi diri, yang ingin terus berekspresi.

Awalnya muncul keraguan untuk terus melanjutkan eksistensi avartara[dot]com ini karena berbagai kesibukan yang menghantam bagai badai. Ingin rasanya mengakhiri namun diri ingin terus menikmati. Menikmati setiap kata yang tertulis, yang disadari bahkan kadang tidak disadari keluar sendiri, menikmati setiap celotehan sahabat yang sempat mampir mengahampiri ‘tuk sekedar melempar segumpal semangat untuk terus menulis dan menulis lagi.

Terimakasih, terimakasih dan terimakasih, saya sampaikan kepada seluruh sahabat yang terus memberikan semangat. Semoga avartara[dot]com dapat terus hadir dan lebih mendatangkan manfaat.

3
Jul

PILIHAN TERBAIK DEMI NEGERI

Debat Capres putaran ke tiga telah berakhir malam tadi dari serangkaian debat capres yang baru pertama kali dilaksanakan di negeri ini. Banyak hal yang dapat dicermati dari setiap pernyataan dan tingkah laku Capres terkait pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan oleh sang moderator. Dan tentunya setiap capres berusaha menampilkan yang terbaik yang dimilikinya, sikap terbaik, pemikiran terbaik, ide terbaik bahkan senyuman terbaik.

Memang komentar atas pelaksanaan debat tak mungkin untuk dihindari ditengah kemudahan akses untuk berpendapat saat ini. Ada yang “mencibir” ada yang “tersenyum” bahkan ada yang “manggut-manggut” ga ngerti, ada yang berkomentar “pedas” ada yang berkomentar “manis” ada yang “panas” dan banyak juga yang berkomentar “dingin”, semuanya bebas berekspresi, hanya etika yang membatasi. Terlepas dari berbagai tanggapan atas pelaksanaan debat saat ini, tentunya sang penggagas memiliki maksud positif untuk bisa dipahami.

Lanjut Baca…

23
Jun

KESIBUKAN YANG MENJADI ALASAN

Satu bulan lebih lamanya blog ini ga diisi. Masih dengan alasan klasik yang terus dihadirkan untuk menghibur diri. Memang alasan-alasan itu yang membentengi dan membenarkan segala bentuk kemalasan hingga tak ada satupun ide yang mampu dituliskan. Pekerjaan dan tugas-tugas kampus selalu menjadi kambing hitam. Walau ga seperti kambing jantan yang hitam, tapi dengan alasan itulah otak dan tangan ga mampu bersinergi menghasilkan 1 tulisan. Ah alasan………….

Banyak ide yang dibiarkan mengambang di angan, bahkan tak jarang teman-teman memberikan masukan untuk idenya dituliskan, tapi tetap juga masih diangan. Kenapa akhir-akhir ini menulisi blog menjadi beban? Bahkan untuk memikirkannya pun enggan? Apakah ini pertanda suatu kebosanan atau tingkat kepuasanlah yang semakin berkurang seperti konsep the law of deminishing return-nya dalam ilmu ekonomi.

Lanjut Baca…

8
May

Antara Loyalitas, Gaji dan Bonus

Penyebab Utama seorang karyawan tidak loyal terhadap perusahaannya adalah karena ketidak puasan (Robbins, 1993)

Loyalitas karyawan mempunyai peranan yang sangat penting bagi perkembangan suatu perusahaan. Selain sebagai mesin pendorong produktivitas, loyalitas juga dapat meningkatkan semangat dan komitmen karyawan untuk selalu memberikan yang terbaik bagi perusahaannya. Dan tentunya untuk menciptakan suatu loyalitas tertinggi bukan merupakan hal yang gampang karena loyalitas tidak semata-mata ditentukan oleh seberapa besar seseorang karyawan dibayar atau keuntungan apa saja yang akan diperolehnya. Memang benar gaji yang memadai diperlukan, tapi bukan itu satu-satunya alasan seseorang untuk bekerja.

Beberapa tahun terakhir ini, menurut Watson Wyatt, suatu perusahaan global consulting yang fokus pada human capital and financial management, perbankan tercatat sebagai industri dengan tingkat turn-over karyawan tertinggi yang hampir mencapai angka 13%. Hal ini selain disebabkan karena semakin maraknya bajak membajak karyawan, juga disebabkan oleh semakin banyaknya bank yang menerapkan strategi insentif dan bonus tinggi bagi karyawan yang benar-benar dinilai berprestasi.

Lanjut Baca…