Archive for the ‘Risiko Strategik’ Category
Jangan Remehkan Risiko Strategik
Muara dari seluruh risiko yang terdapat dalam suatu Bank bersumber pada strategi yang diterapkan.
Bagi perbankan Indonesia pada umumnya, risiko strategik dinilai kurang mendapatkan tempat yang istimewa jika dibandingkan dengan 3 risiko utama lainnya, yaitu: risiko kredit, risiko pasar ataupun risiko operasional. Hal ini disebabkan oleh sifat risiko strategik yang kualitatif dan belum bakunya metodelogi pengukurannya. Namun bukan berarti Bank dapat menganggap remeh risiko ini, karena jika tidak dikelola dengan baik maka dapat menimbulkan kerugian yang signifikan bagi Bank dan bahkan dapat menyebabkan kebangkrutan.
Efektifitas Penerapan Manajemen Risiko
Dalam konteks perbankan nasional, penerapan Manajemen risiko yang efektif mencakup pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi, tersedianya kecukupan kebijakan, prosedur dan penetapan limit, kerangka proses identifikasi, pengukuran, pemantauan dan pengendalian risiko, kecukupan sistem informasi manajemen risiko serta sistem pengendalian intern yang menyeluruh yang harus disesuaikan dengan tujuan, kebijakan usaha, ukuran dan kompleksitas usaha serta kemampuan Bank.
Hal ini tentunya menyebabkan adanya perbedaan dan variasi antara satu Bank dengan Bank lainnya dalam penerapan manajemen risiko secara efektif dan tidak sedikit Bank yang masih meraba-raba dalam mencari bagaimana dan apa yang harus dilakukan dan dipersiapkan. Sehingga dalam perjalanannya, ada sebahagian Bank yang menyusun sendiri pedoman manajemen risiko dan merakit sendiri sistem informasi manajemen risikonya dan sebahagian besar menggunakan jasa konsultan dalam pengembangan manajemen risikonya dengan harapan penerapan manajemen risiko secara efektif dan terintegrasi dapat tercapai.



![avartara[dot]com](http://feeds.feedburner.com/avartara/ozDP.1.gif)